Arsip Tag: jokowi

JOKOWI YANG MEMBERI PESAN UNTUK TETAP MENAATI PROTOKOL KESEHATAN SUPAYA UPAYA DARI TENAGA KESEHATAN TIDAK SIA – SIA

Tidak ada ujungnya rasanya pandemi yang sedang terjadi ini. Tenaga kesehatan yang bekerja tiada henti dan tidak mengenal lelah untuk terus memberikan yang terbaik dalam upayanya mengatasi pasien dan virus corona yang terus menjadi wabah yang dihadapi oleh dunia. Jangan ditanya lagi korban jiwa yang sudah berjatuhan diakibatkan dari virus corona ini, dia yang memakan korban tanpa mengenal siapa orang tersebut, jabatan, dan apapun itu semua orang bisa terkena. Bahkan tenaga kesehatan sekali pun, apalagi mereka menjadi orang yang terdepan dalam mengahadapi pasien yang terinfeksi virus corona tersebut.

Tidak ingin adanya lagi korban yang berjatuhan, Presiden Jokowi yang memberikan peringatan kepada jajaran Polri juga satuan tugas penangan COVID – 19, dimana lebih tegas lagi dalam mengatasi dan menindak lanjuti bentuk – bentuk pelanggaran dalam protokol kesehatan yang dilakukan. Disini Pak Jokowi sangat tidak menginginkan, bila usaha dan kerja keras yang sudah dilakukan oleh tenaga kesehatan kepada virus yang satu ini, menjadi sia – sia. Karena pelanggaran dari protokol kesehatan yang nyatanya masih terjadi dan sangat sering. Keadaan seperti ini sangat mengkhawatirkan sekali, untuk keberlangsungan hidup hajat orang banyak.

“Jangan sampai apa yang telah dikerjakan oleh para dokter, perawat, tenaga medis, paramedis menjadi sia-sia karena pemerintah tidak bertindak tegas untuk sesuatu kegiatan yang bertentangan dengan protokol kesehatan dan peraturan-peraturan yang ada,” * tutur Pak Jokowi dalam kesempatan pers di Istana Kepresidenan.

Ada dan diberlakukannya protokol kesehatan ini, yang dimana harus dipatuhi oleh seluruh masyarkat dan para pemerintah. Karena tidak seorang pun yang mempunyai sistem kekebalan dalam tubuhnya akan virus corona. Sebab siapa pun bisa saja tertular dan menularkan virus ini kepada orang yang berada disekitarnya. Sehingga penegasan tentang protokol kesehatan ini harus diberlakukan dengan baik dan benar, serta hukuman yang diberikan kepada orang yang melanggar protokol kesehatan tersebut.

Selain itu kepercayaan dari masyarakat kepada usaha – usaha yang sudah dikeluarkan dengan maksimal oleh pemerintah itu sangat diperlukan. Sebab hal ini bisa menjadi dorongan kepada langkah – langkah dan upaya lain dari pemerintah untuk bisa mengatasi dan mengendalikan pandemi yang tengah terjadi. Sehingga apa yang sudah direncanakan oleh pemerintah dapat berjalan dengan efektif.

Memberikan kembali peringatan secara tegas kepada para kepala daerah, yang sudah mempunyai peraturan daerah tentang protokol kesehatan untuk bisa merealisasikannya dengan tegas dan tepat. Peraturan yang sudah dibuat tersebut, dijalankan dengan tepat, konsisten, tegas, dan tidak memandang bulu. Sehingga apa yang sudah dirapatkan, yang sudah dibuat itu tidak menjadi sia – sia dan tidak menjadi hiasan peraturan semata, tanpa ada ketegas didalamnya.

Ketegasan dari para aparat dalam mengendalikan masyarakat untuk bisa disiplin dalam mengikuti dan mematuhi peraturan dari protokol kesehatan. Karena bila tidak memberikan ketegasan, masyarakat akan merasa santai – santai saja dengan peraturan yang sudah ada sekalipun. Lalu, tugas pemerintah sendiri adalah tindakan hukum, kepada orang – orang yang memang sudah melanggar protokol kesehatan yang sudah ada.

“Saya juga minta Kepada Menteri Dalam Negeri untuk mengingatkan, kalau perlu menegur, kepala daerah baik gubernur, bupati, maupun wali kota untuk bisa memberikan contoh-contoh yang baik kepada masyarakat, jangan malah ikut berkerumun,” * ucap Pak Jokowi.

12 Duta Besar RI Untuk Negara Sahabat Baru Saja Dilantik, Siapa Saja?

12 Duta Besar RI Untuk Negara Sahabat Baru Saja Dilantik, Siapa Saja?

Presiden Joko Widodo baru saja melantik 12 Duta besarluar biasa dan berkuasa penuh Republik Indonesia (Dubes LBBP RI) untuk sejumlah negara sahabat. Pelantikan para duta besar ini diketahui digelar di Istana Negara, Jakarta 26 Oktober 2020 pagi.

Pengankatan oara Dubes RI ini tertuang dalam keputusan presiden Republik Indonesia Nomor 106/P Tahun 2020 tanggal 19 Oktober 2020 tentang Pengangkatan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia yang dibacakan oleh Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Setya Utama.

12 Duta Besar RI Untuk Negara Sahabat

12 Duta Besar RI Untuk Negara Sahabat Baru Saja Dilantik, Siapa Saja?

Usai pembacaan Keppres, Presiden melakukan pengambilan sumpah bagi seluruh dubes LBPP yang dilantik.

“Saya bersumpah/berjanji bahwa saya untuk diangkat menjadi duta besar luar biasa dan berkuasa penuh akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara,” ujar Presiden saat mendiktekan penggalan sumpah jabatan kepada para duta besar.

Dua belas duta tersebut adalah:

  • Drs. Dindin Wahyudin, D.E.A. sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Republik Senegal merangkap Republik Cabo Verde, Republik Gambia, Republik Guinea, Republik Guinea-Bissau, Republik Mali, Republik Pantai Gading, dan Republik Sierra Leone, berkedudukan di Dakar
  • Drs. H. Roem Kono, M.IPOL. sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Bosnia dan Herzegovina, berkedudukan di Sarajevo
  • Dewi Savitri Wahab, S.S., M.A. sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Kerajaan Denmark merangkap Republik Lithuania, berkedudukan di Kopenhagen
  • Dra. Nana Yuliana, M.A., Ph.D. sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Republik Kuba merangkap Persemakmuran Bahama, Republik Dominika, Republik Haiti, dan Jamaika, berkedudukan di Havana
  • Heri Akhmadi sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Jepang merangkap Federasi Mikronesia, berkedudukan di Tokyo
  • Elmar Iwan Lubis, S.H. sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Republik Irak, berkedudukan di Baghdad
  • Iwan Bogananta sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Republik Bulgaria merangkap Republik Albania dan Republik Makedonia Utara, berkedudukan di Sofia
  • Drs. Jose Antonio Morato Tavares, M.A sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, berkedudukan di Moskow
  • Dr. Desra Percaya sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Perserikatan Kerajaan Britania Raya dan Irlandia Utara merangkap Irlandia dan International Maritime Organization (IMO), berkedudukan di London
  • Drs. Chalief Akbar Tjandraningrat sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Republik Demokratik Rakyat Aljazair, berkedudukan di Alger
  • Drs. Lutfi Rauf, M.A sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Republik Arab Mesir, berkedudukan di Kairo
  • Rachmat Budiman, S.H sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Kerajaan Thailand merangkap UN-ESCAP, berkedudukan di Bangkok.

Diketahui proses pelantikan tersebut digelar dengan tetap menerapkan protocol kesehatan secara ketat. Para Dubes juga terlihat menggunakan faceshield, maser, dan menjaga jara satu sama lain.

Setelah pengambilan sumpah pemuda dilanjutkan dengan kumandang lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Acara pelantikan kemudian ditutup dengan pemberian ucapan selamat yang didahulu oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin untuk kemudian diikuti oleh tamu undangan terbatas.

Turun mendampingi Presiden dalam acara ini, Menki Plhukam Mahmud MD, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Itulah 12 orang duta besar yang baru saja dilantik oleh Presiden dan siap untuk bertugas. Semoga bermanfaat.