Sistem Pemerintahan Unik Dari Brunei Darussalam

Negara kecil atau negara yang memiliki wilayah kecil bukan berarti merupakan negara yang tak berpengaruh.

Banyak negara di dunia ini yang memiliki wilayah kecil namun memiliki pengaruh yang sangat besar. Salah satu faktornya adalah karena keadaannya yang makmur dan juga sejahtera.

Kekayaan serta kemampuan dalam mengatur rakyatnya juga menjadi poin penting bagi suatu negara yang kaitannya dengan negara lain. Tak terkecuali dengan negara Brunei Darussalam.

Sistem Pemerintahan Brunei Darussalam

Brunei Darussalam merupakan negara dengan wilayah yang kecil namun terkenal dengan kemakmuran rakyatnya.

Rakyat di negara itu bisa merasakan kemakmuran karena hasil dari negara Brunie sendiri ditambah dengan sistem pemerintahannya yang baik.

Yang terkenal dari sistem pemerintaha Brunei adalah dipimpin oleh seorang sultan yang menjabat Sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan.

Selain itu, di sini juga terkenal memegang prinsip-prinsip keislaman dalam pelaksanaan pemerintahan dalam kehidupan sehari-hari.

Nah, untuk kalian yang mungkin belum tahu banyak mengenai sistem pemerintahan di Brunei, di bawah ini kami berikan penjelasannya.

Pemerintahan Brunei Darussalam

Sistem pemerintahan yang ada di Brunei Darussalam bisa dibilang tegas dan stabil. Seperti namanya yang keislaman, negara ini juga menganut sistem pemerintahan yang memegang tegas syariat Islam dalam mengatur kehidupan masyarakatnya sehari-hari.

Negara ini adalah negara yang tegas. Negara ini terletak di pulau Borneo, yang tidak lain merupakan pulau Kalimantan.

Dinamakan Borneo karena pada zaman dahulu orang-orang Inggris berdagang melalui Bandar di Brunei, karena merupakan Bandar perdagangan terbesar.

Hal ini menjadi salah satu bukti bahwa meskipun memiliki wilayah yang kecil, namun pengaruhnya terhadap wilayah di sekitarnya sangat besar.

Pemerintahan Brunei Darussalam juga menerapkan sistem demokrasi. Dimana semua rakyat dilibatkan dalam setiap keputusan negara.

Dalam pemilihan anggota birokrat, negara ini cenderung menerapkan sistem perekrutan secara tertutup.

Sistem ini menyerapkan personil yang berasal dari setiap lapisan masyarakat. Brunei Darussalam merupakan negara yang tidak memiliki dewan legislative.

Pada September 2000, sultan Brunei mengadakan siding untuk menentukan parlemen yang tak pernah diadakan sejak tahun 1984.

Dewan parlemen yang dibentuk ini tidak memiliki kuasa lain selain menasehati sultan. Pemerintahan di negara ini ditentukan mutlak oleh sultan. Dengan begitu, Brunei menjadi salah satu negara yang memiliki politik paling stabil di benua asia.

Pemerintahan yang memiliki kekuasaan mutlak ini disebut dengan Monarki Absolut. Secara teoristis, pemerintahan ini merupakan bentuk dimana seorang pemimpin atau raja memegang kekuasaan penuh untuk mengatur negaranya.

Bentuk pemerintahan ini cocok diterapkan untuk negara kecil karena jumlah penduduknya yang sedikit.

Pemimpin yang seorang sultan akan sangat memperhatikan kemajuan negaranya. Dengan begitu, maju mundurnya negara itu tergantung pada sultan itu sendiri.

Namun di sini, walaupun sultan memiliki kuasa mutlak, namun tetap berlaku sistem demokrasi di mana rakyat masih diakui pendapatnya.

Jadi bisa dikatakan bahwa negara Brunei Darussalam tak hanya bersifat Monarki Absolut namun juga Demokrasi.

Brunei Darussalam juga memiliki pemimpin dimana mereka dipimpin oleh seorang sultan. Sultan di sana menjabat Sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan seperti perdana menteri.

Di Brunei, kekuasaan yang dimiliki oleh sultan sangat besar. Namun, pelaksanaan pemerintahan di Brunei bersifat demokratis. Rakyat selalu dilibatkan dalam pengambilan keputusan negara.

Itulah penjelasan lengkap mengenai bagaimana sistem pemerintahan Brunei Darussalam yang sangat tentram. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *