5 Aturan Keji Dari Korea Utara

Semenanjung Korea belum pernah merasakan damai setelah se abad terakhir. Korea Utara dan Korea Selatan walaupun bersaudara dan berasal dari etnis yang sama, namun mereka berpisah akibat perang saudara.

Semua ini bermula dar aggressor Jepang yang angkat kaki dari Korea seletah perang dunia II. Amerika Serikat dan Uni Soviet pun kemudian berebut pengaruh.

Warga sasa utara mendirikan negara sosialis di bawah komando Kim Il sung, kakek dari Kim Jong Un yang kini berkuasa sebagai pemimpin absolut Korut.

Sedangkan warga belahan selatan membentuk republic demokratis, dipimpin I Seungman. Sejak perang Korea, dulu kedua bangsa ini saling membenci satu sama lain.

5 Aturan Kejam Tapi Nyata Dari Korea Utara

Saat pemerintah Korut sibuk mengurus senjata pemusnah massal, PBB lewat Program Pangan Dunia meminta bantuan sebesar USD 150 Juta dari negara-negara donor untuk mengirim bantuan kemanusiaan bagi Korea Utara.

Tahun lalu, Korut kembali mengalami gagal oanen parah. Kelaparan sudah menanti jutaan rakyatnya mulai awal 2016.

Kombinasi ketertutupan pada pengaruh luar, kemelaratan, serta ambisi niklir yang tak jelas, rezim Korut masih saja membuat kebijakan aneh yang wajib dipatuhi warganya.

Korut terus-terusan mengeluarkan perintah yang menggelikan bagi sudut pandang orang luar. Apa saja? Yuk simak dibawah

1.Gaya Rambut

Kim Jong Un terkenal dengan gaya rambutnya yang unik. Memiliki potongan bagian kiri dan kanan yang botak namun tebal di bagian tengah.

Rupanya gaya tersebut menjadi perintah resmi sang dikator kepada seluruh warga pria Korea Utara. Hal ini dilakukan karena aturan pembatasan gaya yang diterapkan disana.

Tak hanya pria, wanita juga dibatasi model rambutnya. Mereka hanya diperbolehkan memiliki gaya rambut bob seperti Ri Sol Ju yang merupakan istri sang presiden.

2.Tuhan Kim Il Sung

Korut mengkultuskan anggota keluarga Kim Il Sung, sang pendiri Korut secara sungguh-sungguh. Kakek dari Kim Jong un itu ditetapkan sebagai presiden seumur hidup di Korut.

Artinya, Kim Jong Il anaknya hanya pejabat partai dan bukan presiden. Sama hal nya dengan Kim Jong Un.

Rezim sosialis tertutup ini juga membangun sejumlah monument untuk menghormati jasa mereka. Warga-warga Korut pun menganggap para pemimpinya bak Tuhan.

Pada ulang tahun mendiang Kim Jong Il, Korut memahat batu alam setinggi 120 meter untuk menghormatinya.

Sementara itu pada April lalu, 2 patung raksasa Kim Jong Il dan Kim Il Sung dibangun di kota Pyongyang. Kalender korut juga dimulai sejak kelahiran Kim Il Sung, yaitu 15 April 1912.

3.Korut Membagi Warga Ke Dalam Kasta

Kebijakan diskriminatif ini mulai diterapkan sejak 1957 oleh Kim Il Sung ketika ketidakpuasan rakyat pada pemerintahan komunis mulai merebak.

Ia segera menerjunkan polisi dan intel untuk memantau siapa saja yang berniat memberontak. Hasilnya, Pyongyang kemudian mendata semua rakyat, mengeluarkan maklumat.

Ada 3 jenis kasta utama, pertama adalah kasta inti yang merupakan keluarga loyal pada rezim Kim Il Sung, setia pada negara, dan berhak atas semua akses ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

Kasta kedua adalah netral, yang bisa menikmati fasilitas negara namun kesejahteraan mereka akan ditentukan seberapa pintar mereka di sekolah dan partai nantinya.

Kasta ketiga adalah keluarga yang dulu pernah ingin memberontak. Mereka di cap musuh negara. Turunan mereka tidak akan bisa bersekolah di Korut. Mereka dilarang bekerja, serta tidak bisa tinggal di Pyongyang.

Itulah 3 aturan keji dan aneh tapi nyata yang diberlakukan di Korea Utara. Wah, gak kebayang kalau kita tinggal disana ya, mungkin gak bakal betah dan ingin pindah saja. Menurut kalian bagaimana?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *